|
Tawassul menurut kacamata Ulama |
|
|
|
Oleh : K. Tb. A. Rivqi Chowwas
Lafadz tawassul adalah masdar dari lafadz tawassala yg berakar kata dari lafadz al wasilah. Menurut Abdullah bin Abbas ra alwasilah adalah sesuatu yg dapat dipergunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah swt. Dari definisi tersebut maka dapat disimpulkan bahwa tawassul terbagi menjadi 3 bagian yaitu: 1, Tawassul dengan amal ibadah 2. Tawassul dengan para anbiya' wal mursalin 3.Tawassul dengan hamba hamba Allah yang shaleh dari para ulama dan Auliya'.
|
|
|
Mengubah Perbedaan Menjadi Kekuatan |
|
|
|
Oleh: H. Sholeh Suadi
Di manapun dan kapan pun, perbedaan pasti selalu ada. Perbedaan tidak
untuk dijadikan alat perpecahan. Perbedaan adalah rahmat dan sumber
kekuatan selama kita bisa menyikapinya dengan benar dan bisa
mendudukannya secara proporsional.
|
|
|
Menag: Kami sudah Siapkan Argumen dan Dalil untuk Mematahkan dan Gugurkan Gugatan |
|
|
|
Jakarta(Depag-Pinmas)--Menteri agama Suryadharma Ali menegaskan bahwa pihaknya bersama Menteri Hukum dan HAM telah
menyiapkan argumen-argumen hukum dan dalil-dali untuk mematahkan dan
menggugurkan dalil-dalil pihak yang menggugat kebebasan beragama.
|
|
|
Kementerian Agama Terbitkan 6 Kitab Ulama Nusantara |
|
|
|
|
Jakarta, NU Online
Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Diniyah
dan Pondok Pesantren menerbitkan enam karya ulama Nusantara dalam
bahasa Arab. Sebelum diterbitkan, beberapa karya yang masih dalam
bentuk manuskrip dituliskan kembali dan ditahqiq atau disunting oleh
para ulama yang ahli di bidangnya.
|
|
|
Harlah NU dan Bahtsul Masail Pra Muktamar Diadakan di Cirebon |
|
|
|
|
Cirebon, NU Online
Peringatan Hari Lahir Nahdlatul Ulama (Harlah NU) dan
kegiatan pra muktamar ke-32 NU diadakan di Cirebon, Jum’at-Ahad 29-31
Januari 2010. Peringatan Harlah dipusatkan di lapangan gedung serbaguna
PCNU Kabupaten Cirebon, sementara kegiatan pra muktamar diadakan di
Pondok Pesantren babakan Ciwaringin.
|
|
|
Tangkal Radikalisme Channel TV Al Quran Dibangun |
|
|
|
|
''Hanya dengan menyebarkan pemahaman yang benar tentang Islam, masyarakat akan sulit untuk ditarik ke dalam gerakan-gerakan radikal,'' kata Ghlamallah, Senin (25/1). Pemerintah juga memberikan amnesti kepada warganya yang tak terbukti terlibat aksi terorisme.
Isu radikalisme masih menjadi wacana penting bagi Pemerintah Aljazair. Bukan hanya karena trauma 'perang sipil', melainkan perhatian besar terhadap soal radikalisme ini juga mencuat seiring masuknya Aljazair dalam 14 negara yang diawasi khusus oleh AS, terkait isu terorisme.
|
|
|
Guru Diminta tak Vonis Anak Pintar dan Bodoh |
|
|
|
 Dalam proses belajar-mengajar di sekolah formal, guru kelas dan mata pelajaran seharusnya mencari potensi anak, bukan memvonis anak pintar dan bodoh.
|
|
|
Akper Buntet Simulasi Penanganan Pasien Darurat |
|
|
|
|
Buntet Pesantren - Puluhan orang tewas dan lainnya
luka-luka akibat dua kendaraan yakni minibus dan sedan toyota mengalami
kecelakaan di jalur utama pantura Astanajapura. Selain tabrakan,
minibus pun oleng sehingga menabrak pemukiman padat penduduk. Namun
insiden itu bukanlah kejadian sebenarnya, hanya simulasi Pelatihan
Penanganan Penderita Gawat Darurat (PPPGD) yang dilakukan mahasiswa
tingkat 3 Akademi Perawatan (Akper) Buntet Pesantren Cirebon, kemarin
(24/1).
|
|
|
Kiai Nuril: Dai harus Mampu Jelaskan Pluralisme |
|
|
|
HALAQOH DAKWAH LDNU VI
Para juru dakwah agama (dai dan daiyah) harus mampu
menjelaskan kepada masyarakat mengenai arti atau makna pluralisme yang
sebenarnya. para dai harus mampu menerangkan bahwa Islam mengakui dan
menghargai adanya pluralitas (kemajemuk) dari sisi sosiologis. Yakni
kemajemukan dan perbedaan sosial, baik mengenai asal-usul, tingkat
ekonomi dan perbedaan kebudayaan.
|
|
|
Ali Maschan: Rasulullah Membangun Madinah atas Keragaman |
|
|
|
|
Dari HALAQOH DAKWAH LDNU VI
Sebuah bangsa dibangun atas keragaman atau pluralitas,
bukan dibangun dari unsur tunggal atau sektarian atau eksklusif.
Seperti juga bangsa Indonesia yang dibagun dari keragaman suku dan
budaya serta agama, Rasulullah Muhammad SAW sudah sejak enambelas abad
yang lalu membangun Madinah al-Munawwaroh dari keragaman etnis dan
agama yang ada di sana.
|
|
|
Mengenang Pendiri Pondok Buntet Pesantren Cirebon : KYAI MUQOYYIM ( MBAH MUQOYYIM ) |
|
|
|
|
Oleh : Sholeh Suaedi
Kesultanan Cirebon berada
dalam titik nadir yang paling rendah, karena perebutan kekuasaan. Ini
terjadi setelah mangkatnya Pangeran Girilaya pada tahun 1662 M.
pertikaian internal antara Pangeran Sepuh II dan Pangeran Arya
Cirebon menjadi alasan bagi Belanda untuk mencengkramkan pengaruhnya
di kesultanan. Sehingga kesultanan pecah menjadi empat dengan
pemimpinnya sendiri-sendiri.
|
|
|
Mayoritas Guru Belum Terapkan Pendidikan Karakter |
|
|
|
Pendidikan karakter yang diajarkan di sekolah umum, selama ini masalah pendidikan karakter yang kebanyakan dijalankan di sekolah
hanya berbentuk konseling oleh guru Bimbingan dan Penyuluhan (BP),
belum menyentuh secara optimal dalam kurikulum.
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 1 - 17 dari 1091 |